PC Lakpesdam NU Jombang
Senin - Jumat: +62 321 854131 | 09:00 - 17:00

Tentang PC Lakpesdam NU Jombang

SEJARAH

  • Keberadaan Lakpesdam merupakan upaya implementasi gagasan kembali ke Khittah yang di amanahkan pada mukatamar ke 27 di Situbondo. Di awali dengan perbincangan tentang pentingnya membuat konsep Pengembangan SDM NU (PSDM NU).
  • Konsep pengembangan sumber daya manusia muncul pasca Munas Alim Ulama di Situbondo pada 1983. Ketika itu, kegerahan beberapa orang NU terhadap perjalanan NU yang politis. Keterlibatan NU di dunia politik menyebabkan agenda sosial-keagamaan NU terabaikan. Munas Alim Ulama Situbondo memberikan pesan untuk mengembalikan peran NU pada Khitta 1926. Yakni mengarahkan peran dan program NU pada usaha pengembangan masyarakat, khususnya warga NU.
  • Dan pada muktamar NU ke 27 1984 di Situbondo gagasan kembali pada Khittah mendapat penegasaanya. Ketua PBNU terpilih KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur) langsung menyiapkan tim untuk merumuskan konsep pengembangan sumberdaya manusia. Saat itu ada empat alasan mengapa konsep PSDM itu penting. Petama; kualaitas SDM rata-rata penduduk Indonesia masih rendah dan perlu ditingkatkan. Kedua; perlu dilakukan penitingkatkan dan perluasan peran serta NU dalam upaya pengembangan SDM sebagai salah satu khidmahnya. Ketiga; peran serta NU dalam upaya PSDM perlu didasarkan atas suatu konsepsi dan dituangkan dalam program operasional yang jelas. Keempat; peningkatan kualitas SDM menempati keuddukan yang strategis dalam peningkatan kualitas masyarakat.
  • Konsep PSDM itu merupakan perpanjangan dari konsep atau ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah, Khittah NU dan Mabadi Khaira Ummah. Ketiga ajaran itu adalah pilar NU dan diharapkan konsep PSDM itu adalah pilar lanjutannya atau pilar ke-4. Yakni mencakup adanya acuan ikhtiar aktualisasi terhadap muatan-muatan yang terkandung dalam ketiga pilar sebelumnya dalam hubungannya dengan program PSDM NU.

PC LAKPESDAM NU JOMBANG

PC LAKPESDAM NU (Pimpinan Cabang Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama) Jombang adalah sebuah departementasi Nahdlatul Ulama cabang Jombang Jawa Timur dibentuk pada tanggal 26 Januari 1990, sebagai salah satu aktualisasi diri dan agen tranformator untuk melakukan pengkajian, pembelaan, penguatan rakyat pada komunitas masyarakat yang bervariasi pemahaman keagamaan, wawasan sosial, wawasan kenegaraan dan wawasan politik.

PC Lakpesdam NU Jombang ingin membangun dirinya melalui partisipasi aktif masyarakat dengan memperkuat segala kemampuan dan pemahaman yang dimiliki, yakni berangkat dari pemahaman bahwa: masyarakat berhak untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengaktualisasikan diri agar dapat berfikir untuk kemaslahatan ummat secara menyeluruh. Untuk merealisasikan usaha-usaha penguatan rakyat, diaplikasikan dalam bentuk program-program organisasi yang telah digariskan melalui schedule dan materi silabi yang secara garis besar berupa pendayagunaan warga untuk melakukan partisipasi aktif dalam bentuk-bentuk: pertama, di pendidikan formal maupun non formal, kursus maupun pendidikan di lingkungan keluarga. Kedua, dibidang pengembangan organisasi melalui sistem pendidikan dan latihan seperti latihan kepemimpinan, motivator dan latihan mengelola organisasi lainya.

Ketiga, Jenis-jenis kegiatan PC Lakpesdam NU Jombang yang berkaitan dengan sektor-sektor tertentu seperti sektor agama, sektor budaya dan politik, ekonomi dan industri, pertanian dan kehutanan, kependudukan dan lingkungan hidup serta jasa kemasyarakatan lainnya. Jenis kegiatan PC Lakpesdam NU Jombang dilakukan melalui sisitem diklat kursus maupun sistem pendidikan formal (sekolah). Keempat, Pengembangan Sumber Daya Manusia yang berkaitan dengan profesi, keahlian dan spesialisasi tertentu bisa dilakukan melalui diklat ataupun pendidikan formal (sekolah) khususnya bagi pekerja sosial (community organizer) di tingkat lokal.

ARAH

Secara Individu

Arah capaian secara individu diletakkan dalam prespektif manusia dinamis” yang selalu berprakarsa dan melakukan ikhtiar: manusia yang bergerak ke depan, berubah dan berkembang menuju ke tingkat yang lebih sempurna (kamil). Berkembang dalam hal ini adalah kunci bagi indikator capaian tujuan, sedangkan kamil adalah tujuan akhir. Citra manusia maju dan berkembang ditandai oleh prestasi yang bermakna, baik dan berguna bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain dan lingkungannya, dari waktu ke waktu, selama proses menuju kamil. Jumlah total dari prestasi tersebut akan menunjuk pada tingkat kesempurnaan manusia. Dengan demikian, maju dalam perspektif PC Lakpesdam NU Jombang sama sekali tidak bisa menerima dalam kondisi stagnasi (berhenti/mandeg).

Secara Kolektif

Sedangkan secara kolektif capaian diletakkan dalam perspektif “Mabadi Khaira Ummah”. Yaitu masyarakat ideal yang digambarkan sebagai masyarakat warga (civil society) masa depan. Dalam konteks semuanya ini demi peningkatan mutu dan tujuan yang diembannya. Jadi produktif adalah kunci dari indikator capaian tujuan kolektif (organisasi), sedangkan “Khaira Ummah” adalah tujuan akhir.

VISI

Menjadi lembaga pelayanan sosial yang manusiawi, mandiri, dan dipercaya secara global.

MISI

Melakukan kerja pemberdayaan masyarakat yang dilemahkan (mustadlafin) bagi keberlanjutan kehidupan yang berpikiran kritis, pluralis, adil dan makmur melalui kajian, pengkaderan, pendampingan, dan kerja sama nasional maupun internasional dalam upaya-upaya mendorong kemandirian berdasarkan mandat Nahdlatul Ulama.

NILAI-NILAI

Arah PC Lakpesdam NU Jombang, baik dalam skala individu maupun dalam skala kolektif, tentu saja harus dikaitkan langsung dengan konsep penciptaan manusia, yaitu konsep Hamba dan Khalifah Tuhan, berarti bersedia dan mampu mengemban amanat atau tugas utamanya, yaitu melaksanakan upaya-upaya transformatif di tengah komunitas masyarakat basis, menuju sebuah masyarakat dengan berpegang teguh pada 5 (lima) prinsip:

  • As-Shidqu was syaja’ah: yang berarti kejujuran, kebenaran, kesungguhan dan keterbukaan. As-Shidqu adalah merupakan refleksi keberadaan manusia yang paling otentik yang bersumber dari hati nurani (al-qalbu). As syajaah adalah keberanian untuk bertindak dalam kaitannya dengan hubungan sosial.
  • Al Amanah wal Wafa bil ‘ahdi: yang mengandung arti dapat dipercaya, setia dan tepat janji. Butir ini akan memperkokoh dan menjamin integritas pribadi sebagai manusia sejati yang senantiasa hadir, terlibat, dipercaya, bersedia dan mampu memecahkan persoalan-persoalan sosial.
  • Al musawa wal ‘adalah: kesetaraan bersikap artinya memposisikan orang lain memiliki hak yang sama dan al ‘adalah artinya bertindak adil dalam segala bidang. Adil mempunyai daya lindung yang absolut terhadap nilai kemanusiaan yang harus diperjuangkan, dijaga eksistensinya dan kemudian melaksanakannya secara proporsional. Sedangkan unsur paling dominan dari etika keadilan adalah “wisdom” (kearifan dan kewaskitaan).
  • Atta’awun: Ta’awun atau saling tolong menolong adalah inti dari solidaritas. Dan solidaritas itu sendiri harus dikaitkan dengan pengertian kebajikan (al birru), dedikasi dan kredibilitas pribadi, karena gilirannya nanti ia akan menjadi penyangga bagi siklus (tata kehidupan) sosial.
  • Al-Istiqamah: adalah konsistensi. Artinya tetap dan sesuai dengan misi profetik agama dan aturan main serta rencana-rencana yang disepakati bersama-sama

STRATEGI

Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi PC Lakpesdam NU Jombang, maka strategi yang digunakan adalah dengan; Mengubah dari dalam dan mempengaruhi dari luar. Makna sesungguhnya ialah bahwa suatu perubahan yang diputuskan dan dilakukan oleh masyarakat itu sendiri. Hal ini menandakan bahwa masyarakat memang paham dengan segala apa yang menjadi pilihan dan harus dilakukan dengan konsekwensi logis dari pilihan tersebut.

Dalam hal ini PC Lakpesdam NU Jombang hanyalah berfungsi sekedar memberikan stimulan, baik itu hal-hal yang bersifat wacana (wawasan yang bersifat fundamental dan struktural) maupun hal-hal yang bersifat strategis, teknis dan praktis. Keputusan untuk merubah sepenuhnya ada pada kelompok masyarakat itu sendiri.

Berangkat dari pemahaman tersebut diatas PC Lakpesdam NU Jombang akan berangkat dari satu kunci “Belajar dari pengalaman”. Sedangkan prinsip-prinsipnya akan mengacu pada proses pendidikan orang dewasa (adult educations); pengalaman nyata (structured experience); dan teknik-teknik pendidikan yang partisipatif guna menciptakan suasana belajar yang harmonis dan berdaya guna. Disamping mengacu pada belajar dari pengalaman dan prinsip andragogi tersebut, untuk hal-hal dan kondisi tertentu metode PC Lakpesdam NU Jombang menggunakan prinsip pedagogi.

KAJIAN

Program ini bertujuan untuk melakukan penguatan dan advokasi (pembelaan) HAM, terutama bagi kelompok marginal (mustadlafin) di pedesaan dan perkotaan. Upaya penguatan HAM dilakukan dengan melakukan pendidikan/pelatihan HAM baik kepada aktivis NGO atau masyarakat basis. Sedangkan Advokasi yang dilakukan adalah dengan melakukan studi kebijakan pemerintah yang akan diberlakukan, baik melalui seminar, penelitian, diskusi. Selanjutnya yang merupakan implementasi advokasi paling utama adalah monitoring dan pelaporan pelanggaran HAM.

PENGKADERAN

Program ini merupakan upaya meniadakan atau mengurangi sebuah perilaku atau kebijakan yang bisa gender, atau diskriminatif terhadap gender. Serta mendorong tumbuh dan berkembangnya kesadaran dan kesetaraan gender. Guna mencapai tujuan tersebut maka kegiatan yang hendak dikembangkan LAKPESDAM Jombang adalah: Pelatihan-pelatihan gender, Pelatihan hak-hak perempuan, Pelatihan hak-hak reproduksi, Kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dll.

PEMBERDAYAAN

Program ini bertujuan untuk mendorong keterlibatan rakyat dalam proses penyelenggaraan pemerintahan serta mendorong berkembangnya nilai-nilai good governance pada institusi Pemerintahan Daerah, civil society dan Sektor Swasta.

Kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah: Pelatihan advokasi kebijakan, Pelatihan Leadership for Good Governance, Penguatan Peran Serta CSO dan Sektor Swasta dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten/Kota di Jawa Timur, Workshop Pengembangan Net Working antar Daerah, Gerakan Kampanye dan Penerbitan buletin.

KERJASAMA NASIONAL DAN INTERNASIONAL

Program ini bertujuan untuk menemukan pola strategis dalam melakukan penguatan civil society. Kegiatan kajian-kajian yang dilakukan adalah: Diskusi bulanan yang diadakan di kantor LAKPESDAM Jombang, memfasilitasi seminar-seminar dalam upaya mencari pola baru upaya penguatan civil society atau kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan peran–peran kelompok strategis keagamaan melalui kajian kritis tafsir teks-teks otoritatif keagamaan yang diduga bias budaya dan paradigma. Kesemuanya akan dikembalikan pada nila-nilai islam, yakni Islam sebagai rahmat bagi semesta dengan memperhatikan persoalan-persoalan kekinian dan keindonesiaan.

KEMANDIRIAN INSTITUSI

Program ini bertujuan untuk mengembangkan peningkatan kesejahteraan basis sekaligus sebagai tidak lanjut dari kegiatan advokasi politik basis terhadap kelompok kepentingan lain, program ini dilakukan untuk merespon kebutuhan riil masyarakat dalam jangka pendek untuk kesehatan dan pemenuhan kebutuhan pokok dasar maupun dalam jangka panjang peningkatan kesejahtreaan basis yang secara otomatis akses terhadap kepentingan-kepentingan lain akan terakomodir misal: pendidikan anak-anak, permukiman layak tinggal, pemenuhan gizi keluarga.

Struktur Pengurus Masa Khidmat 2012 – 2017*

Struktur Pengurus PC Lakpesdam NU Jombang masa khidmat 2012-2017

Pembina: H. Edy Labib Patriadin Najwa
KH. A Junaidi Hidayat
KH. Zaimuddin Wijaya As’ad
Penasehat:** M. Subaidi Muchtar
M. Kasanusi
Muhammad Masyhuri
Ketua: D Hasbiyalloh Darajat dehasbi@lakpesdamjombang.org
Sekretaris:
Staf Sekretaris:
Luthfi Prasetyo Aji
Neneng Aslikah
luthfi@lakpesdamjombang.org
neneng.aslikah@lakpesdamjombang.org
Bendahara:
Staf Bendahara:
Widy Taurus Sandy
Sarah Cholifatur Rosidah
Rahmawati Dwi Kusuma
widy.taurus@lakpesdamjombang.org
sarah.cholifatur.rosidah@lakpesdamjombang.org
rahmawati.dkusuma@lakpesdamjombang.org
Divisi Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat: Fatkhurohman
Maskur Rofiq
fatkhur@lakpesdamjombang.org
Divisi Advokasi: Abdul Wahab wahab@lakpesdamjombang.org
Divisi Kajian: Lukmanul Khakim lukmanul.khakim@lakpesdamjombang.org
Teknisi: Saerozy

* SK PCNU Jombang No.: 39/A.II/PC/L-12/X/2012 (SK Perubahan No.: 543/A.II/PC/L-12/XII/2014)
** Alumni PC Lakpesdam NU Jombang; ditetapkan dalam SP Januari 2013

Kontruksi…

Tahun Judul Proyek Mitra Ringkasan
2014-2017 Creating The Self-reliance Of The Urban Poor And Rural Poor In Jombang District BfdW
326,000 EUR
The creating of the urban poor and rural poor in independent, dignified, and self-reliance manner is strengthened
2012-2013 Fighting Disaster Vulnerability and Adaption to Climate Change Impact through Disaster Risk Reduction Diakonie Katastrophenhilfe Reduced disaster risk level in the communities on the project sites due to landslides and floods caused by climate induce disasters
2011-2014 Strengthening Independent Rural and Urban Poor Communities in Jombang east Java EED The realization of the welfare poor rural and urban communities
2008-2011 Securing Sustainable Livelihoods for the Urban and Rural Poor Community EED Stronger participation and access over the government policy making process for the urban and rural poor community in Jombang. And Increased income for the urban and rural poor community
2008-2009 Program Education on Sensitive to HIV-AIDS In 15 Small Schools Oxfam Australia To create Education sensitive to HIV-AIDS in 15 small schools in Jombang
2008-2009 Program Education on Sensitive to HIV-AIDS In 15 Small Schools Oxfam Australia To create Education sensitive to HIV-AIDS in 15 small schools in Jombang
2008-2009 Community Radio Dialogue for Peace British Embassy Build network of local leaders who role as agents of peace and a campaign of human rights, pluralism and anti-discriminatory values and develop of prevention ways of conflict and violence among the local community through dialogue for peace in the community radio
2007-2010 Learning About HIV/Aids Oxfam Australia Combating HIV/Aids through dissemination of information and improved education for students from low-income areas
2007-2009 Public Corroboration In Advancing Democracy And Justice Finland Embassy Increased government transparency and improved service provision through better communication between the government and community to advance democracy and justice
2007-2009 The Road to Participatory Development: Self Determination over the Development Process for Urban and Rural Poor EED Advance the rights of poor and impoverished groups through increased access to the local government development budget and participation in the process of budgetary allocations
2007 HIV/Aids Prevention for Adolescents in Senior High School Oxfam Australia Working with community radio, students and teachers to increase community awareness about HIV/Aids
2006-2007 Jombang Popular Education Finland Embassy Increased government transparency and improved service provision through better communication between the government and community
2005-2006 Access to Law and Legal Justice AusAID (HRSG) Working with community radio and rural community to disseminate information about legal rights and the processes in place if they are violated
2004 Community Based Political Discussion UNDP Discussion forum between grass-roots community and political representatives about local issues in the lead up to the Presidential elections
2003-2004 Development of Community Media and Radio AusAID Training and seminars in radio broadcasting and management
2003 Political Education Local NGO’s Voter education for women in the lead up to the legislative election
2002 Political Education and Leadership Training Department for Social Unity, GOI Training representatives from political parties in good governance and leadership
1999-2002 Voter Education ‘Discuss Program PACT and AusAID Community discussion about democracy in the lead up to the national elections
1999-2004 Micro-Finance for Urban Poor Church World Service (CWS) Economic security and assistance for the urban poor
1999 Human Rights Education for Women Finland Embassy Training of trainer (TOT) for women’s rights activists
1999 Local Good Governance Masyarakat Transparent Indonesia (MTI) Training in leadership and good governance for student activists and local bureaucrats
1998 HIV/Aids Education AusAID HIV/Aids training of trainer (TOT) for teenagers from local pesantrens and churches
1997-1998 Jaring-Net IRRI-PACT Indonesia and Local NGO’s Discussion forum on democracy for community leaders

Kelompok Agama

Dilatarbelakangi bahwa masyarakat Jombang terdiri dari berbagai pemeluk agama yang dapat mempengaruhi arah perubahan sosial. Kondisi demografis secara khusus di Jombang dikenal sebagai kota pesantren. Maka Lakpesdam Jombang mengembangkan program “Islam dan Humanisme” program ini dikemas dalam berbagai model diantaranya diskusi berkala, seminar dan pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan aktivis pesantren dan aktivis muda Islam Jombang.

Petani

Yaitu petani yang memiliki lahan sempit dan petani penggarap serta petani berkasus lahan/ tanah maupun berdasarkan wilayah desa. Program yang dilakukan “Penguatan Demokratisasi Komunitas” dengan menggunakan pendekatan diskusi komunitas desa maupun dengan menggunakan media komunitas seperti Kobar, News letter, Radio komunitas dan media lokal yang ada. Program ini berada di 18 desa dan 18 kecamatan kabupaten Jombang.

Birokrasi Pemerintahan

“Penguatan Kapasitas Daerah” Lakpesdam memberi istilah dengan sasaran terkait langsung dengan kebijakan pemerintahan (DPRD, Birokrasi Pemda, Dinas Peternakan, Pertanian, Kebersihan, Kesbanglinmas pada program ini Lakpesdam memperkuat isu isu Local Clean Goverment dan Local Good Governance serta Anti Korupsi.

Komunitas Miskin Kota

Lakpesdam Jombang bekerjasama dengan Kelompok Pemulung, Abang Becak, Pedagang Kecil dengan aktivitas program Pendampingan, Pelatihan dan Pengorganisasian Kelompok. Pada program ini ada dua target Pertama Melakukan advokasi atas konflik-konflik struktural yang terkait dengan hambatan terhadap pengakuan, jaminan hak dan akses yang setara kelompok sasaran, Kedua Penguatan akses ekonomi dan Peningkatan pendapatan kelompok sasaran, dalam program ini Lakpesdam bekerja dengan CWS Indonesia melalui Penguatan Komunitas Miskin Kota.

Organisasi Civil Society dan Institusi Media Lokal

Penguatan Kelompok Civil society dilakukan dalam rangka memperkuat akses, kontrol maupun pertisipasi kebijakan publik yang terkait langsung dengan kelompok-kelompok sektoral maupun isu. Program Penguatan Civil Society dan institusi media lokal telah mengahasilkan capaian program terbentuknya JRK-DEM (Jaringan Radio Komunitas untuk Demokrasi), P2K (Perkumpulan Perempuan Kreatif), 8 Organisasi LAPZIS (Lembaga Zakat Produktif), 5 Kelompok Tukang Becak, Kelompok Pemulung dll.