Jombang – Jumlah kuota penerima program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) pada tahun 2010 tidak mengalami perubahan. Tahun ini jumlah warga miskin pemegang kartu Jamkesmas sebanyak 250.000 jiwa.
Kepala Sub Bagian Perencanaan program Program dan Pelaporan Dinas Kesehatan Jombang, Bambang Irawan mengungkapkan, warga miskin yang tidak masuk dalam kuota Jamkesmas akan diakomodir melalui program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).
Disebutkan, untuk program Jamkesda, warga miskin yang tercover diperkirakan mencapai 57.090 jiwa. Kartu Jamkesda untuk tahun 2010 akan dibagikan kepada warga miskin pada bulan April mendatang.
Bambang menambahkan, program Jamkesda pada tahun ini akan mengalami perubahan karena Pemkab Jombang akan melakukan sharing anggaran dengan Pemerintah Propinsi. “Jamkesda nanti kita sharing dengan provinsi, nanti provinsi akan mengkover pasien dari daerah yang dirujuk ke rumah sakit Provinsi yakni Rumah Sakit Dr. Sutomo Surabaya,” ujarnya, Kamis (4/2) siang.
Selain itu, kata Bambang, Dinas Kesehatan Jombang juga merencanakan karcis gratis bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Jombang. Bagi masyarakat yang berobat di Puskesmas akan mendapat gratis karcis pengobatan yang biasanya seharga Rp. 4.000.
700 Juta Tidak Terpakai
Sementara, Kepala Seksi Bina Sarana dan Jaminan Kesehatan Dinas Kesehatan Jombang, Gatot Sunarto mengatakan, hingga saat ini jumlah anggaran untuk program Jamkesmas dan Jamkesda tidak mengalami perubahan.
Untuk program jaminan kesehatan di tingkat Puskesmas, jelas Gatot, tahun ini dialokasikan anggaran sebesar Rp. 1,7 Milyar. Namun, jumlah anggaran sebesar Rp. 1,7 Milyar yang juga dialokasikan pada tahun 2009, tidak sampai terserap seluruhnya. “Anggaran untuk puskesmas tahun ini tetap 1,7 M. Tapi tahun lalu, anggaran itu tidak habis, jadi dikembalikan ke APBD karena lebih sekitar Rp 700 juta,” jelas dia. (Ms/Er)






