Jombang – Memperingati hari Sumpah Pemuda 28 oktober, sekelompok mahasiswa Jombang menggelar aksi turun jalan. Sepanjang aksi berlangsung mahasiswa menyatakan kritiknya terhadap rencana naiknya gaji menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu.Mohammad Azhar Nurdin, koordinator KAMMI Jombang mengungkapkan, para elit politik seharusnya lebih memprioritaskan kepentingan bangsa Indonesia dan meningkatkan taraf ekonomi rakyat. Rencana kenaikan gaji para menteri secara tidak langsung telah mencederai kehidupan rakyat Indonesia.
“Kami menolak (rencana) kenaikan gaji menteri dan pembagian mobil mewah,” tandas Azhar di sela-sela aksi yang didepan gedung DPRD Jombang, Rabu (28/10) siang.
Pernyataan senada dikatakan oleh Kokoh Nurmanugraha, salah seorang peserta aksi. Menurutnya, ditengah perekonomian Indonesia yang belum sepenuhnya stabil, pemerintah seharusnya memperhatikan kepentingan rakyat jelata. “Kami mengecam tindakan Pimpinan Pusat yang terkesan mengabaikan kepentingan rakyat jelata,” seru Kokoh. (Er)






