Lakpesdam NU Jombang

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama Jombang

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Raibnya Keceriaan di Masa Kanak-kanak

E-mail Print PDF
Derita Balita Penderita Hydrocepallus
 
Tak banyak yang bisa dilakukan puput (4), sebagaimana kehidupan anak-anak seusianya. Bocah malang yang divonis menderita Hydrocepallus ini hanya bisa berbaring lemas dengan sesekali melirikkan matanya ke kiri dan kanan.

Harta benda sudah ludes untuk biaya pengobatan. Berbagai upaya penyembuhan pun sudah dilakukan. Namun, hingga kini kesembuhan bagi Puput, putri kesayangan pasangan Wiwik Wahyuningsih dan Slamet Mulyono tak kunjung datang.

Hydrocepallus yang diderita Puput, memaksa bocah empat tahun ini tak bisa menikmati keceriaan sebagaimana yang dirasakan anak-anak seusianya. Ya, sejak divonis menderita Hydrocepallus, bocah asal Desa Ngepeh, Mojowarno, Jombang ini hanya bisa tergolek lemas di atas ranjang. Hanya bola matanya yang sesekali digerakkan untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.

Keganjilan pada diri Puput sebenarnya sudah dirasakan kedua orang tuanya sejak putrinya berumur 3 bulan. Namun, minimnya pemahaman tentang penyakit Hydrocepallus membuat orang tua Puput tak terlalu risau dan menganggap keanehan tersebut adalah gejala penyakit biasa.

Menurut Wiwik Wahyuningsih, ibunda Puput, keanehan pada diri puput makin kelihatan tatkala usia putri keduanya ini terus bertambah. Seiring dengan bertambahnya usia, kepala Puput terus mengalami pembesaran tiga kali lebih besar dibanding bocah se-usianya. Rasa khawatir pun mulai muncul dalam benak kedua orang tua Puput. “Dulu saya kira hanya penyakit biasa, jadi ya tidak saya bawa ke dokter. Tapi lama-lama kepalanya kok tambah besar,” tutur Wiwik, Minggu (24/10).

Menyadari kondisi putrinya ini, Wiwik Wahyuningsih bersama suaminya Slamet Mulyono lantas memeriksakan Puput ke dokter. Hasil pemeriksaan dokter begitu mengejutkan bagi pasangan Wiwik Wahyuningsih-Slamet Mulyono. Pada bagian kepala Puput terdapat cairan dan Putri keduanya ini divonis menderita Hydrocepallus. “Setelah periksa dokter, saya baru tahu penyakit apa yang diderita anak saya,” kata Wiwik.

Wiwik menuturkan, akibat pembesaran kepala yang dialami Puput, pupil kedua matanya mulai mengecil karena terdesak pembesaran tulang tengkorak kepala. Selain itu, lanjut Wiwik, berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit dr Soetomo Surabaya, Puput teridentifikasi tidak mempunyai otak kecil.

Berbagai upaya medis dan non-medis sudah dilakukan keluarga Puput. Namun, sejauh ini kesembuhan bagi Puput tak juga datang. Harta benda untuk biaya pengobatan Puput nyaris tak tersisa. Satu-satunya yang tersisa dari keluarga Puput adalah tanah dan rumah yang kini mereka tinggali.

Tak ada pilihan lain bagi bagi pasangan Wiwik Wahyuningsih-Slamet Mulyono. Sebagai buruh tani, Slamet Mulyono hanya bisa pasrah dengan situasi yang menimpa keluarganya. Selain berharap kepedulian pemerintah dan uluran tangan para dermawan, orang tua Puput berencana menjual rumah beserta tanahnya untuk biaya pengobatan putrinya. “Sebagai biaya, rumah ini akan kami jual,” kata Mulyono. (Muhammad Syafi’i/Suara Warga)

 

Live Streaming

This text will be replaced

Activities Slider

Dialog Pelajar: Setelah Lulus Mau Ngapain

Dialog Pelajar: Setelah Lulus Mau Ngapain Dialog Pelajar: Setelah Lulus Mau Ngapain

Dialog Warga: Mewujudkan Pendidikan Tanpa Pungli

Dialog Warga: Mewujudkan Pendidikan Tanpa Pungli Dialog Warga: Mewujudkan Pendidikan Tanpa Pungli

Dialog Warga: Partisipasi Warga Dalam Kebijakan Publik

Dialog Warga: Partisipasi Warga Dalam Kebijakan Publik Dialog Warga: Partisipasi Warga Dalam Kebijakan Publik

FGD Pertemuan Kelompok Tukang Becak (Pabejo)

FGD Pertemuan Kelompok Tukang Becak (Pabejo) FGD Pertemuan Kelompok Tukang Becak (Pabejo)

Halal Bil Halal Komunitas Tukang Becak (Pabejo)

Halal Bil Halal Komunitas Tukang Becak (Pabejo) Halal Bil Halal Komunitas Tukang Becak (Pabejo)

Juara Cerdas Cermat: Belajar Bersama Alam Antar SMA

Juara Cerdas Cermat: Belajar Bersama Alam Antar SMA Juara Cerdas Cermat: Belajar Bersama Alam Antar SMA

Mading Sosialisasi HIV&AIDS di Sekolah Dampingan

Mading Sosialisasi HIV&AIDS di Sekolah Dampingan Mading Sosialisasi HIV&AIDS di Sekolah Dampingan

Pelatihan Penggerak Kader NU Jombang

Pelatihan Penggerak Kader NU Jombang Pelatihan Penggerak Kader NU Jombang

Pendampingan: Komunitas Pemulung Podho Kroso Gedang Keret Jombang

Pendampingan: Komunitas Pemulung Podho Kroso Gedang Keret Jombang Pendampingan: Komunitas Pemulung Podho Kroso Gedang Keret Jombang

Praktek Pembuatan Pestisida Organik Di Sambigelar

Praktek Pembuatan Pestisida Organik Di Sambigelar Praktek Pembuatan Pestisida Organik Di Sambigelar

Praktek Pembuatan Pupuk Organik Bersama Kelompok Tani

Praktek Pembuatan Pupuk Organik Bersama Kelompok Tani Praktek Pembuatan Pupuk Organik Bersama Kelompok Tani

Praktek Pembuatan Pupuk Organik

Praktek Pembuatan Pupuk Organik Praktek Pembuatan Pupuk Organik

Shooting Film Dalam Pembuatan Pupuk Organik

Sosialisasi HIV&AIDS Dan Kesehatan Reproduksi

Sosialisasi HIV&AIDS Dan Kesehatan Reproduksi Sosialisasi HIV&AIDS Dan Kesehatan Reproduksi

Tasyakuran Panen Raya Organik

Tasyakuran Panen Raya Organik Tasyakuran Panen Raya Organik

Training Design Program HIV-Aids Bersama Spiritia

Training Design Program HIV-Aids Bersama Spiritia Training Design Program HIV-Aids Bersama Spiritia

Workshop Evaluasi Lakpesdam NU Jombang Bersama Komunitas

Workshop Evaluasi Lakpesdam NU Jombang Bersama Komunitas Workshop Evaluasi Lakpesdam NU Jombang Bersama Komunitas

Workshop Peduli HIV-Aids Untuk Sinergitas Antar Stakeholder

Workshop Peduli HIV-Aids Untuk Sinergitas Antar Stakeholder Workshop Peduli HIV-Aids Untuk Sinergitas Antar Stakeholder

e-Kobar



Free Kobar






listen with Window Media Player   listen with Winamp   listen with iTunes   listen with RealPlayer

G-Translate