Jombang – Puluhan pelajar dan mahasiswa Jombang mengecam aksi penyergapan Israel terhadap kapal Mavi Marmara 31 Mei lalu. Tragedi black Monday oleh tentara Israel yang menewaskan belasan relawan kemanusiaan merupakan tindakan terkutuk.
Dalam aksi demonstrasi yang digelar, Rabu (2/6) siang, puluhan pelajar dan mahasiswa Jombang ini mendesak agar pemerintah Indonesia memutuskan segala hubungan diplomatik dengan Israel. Selain itu, massa juga menuntut agar Indonesia mendesak PBB untuk melakukan investigasi insiden penyerangan kapal Mavi Marmara membawa misi bantuan kemanusiaan ke jalur Gaza Palestina.








