Jombang – Sebagai langkah antisipasi bahaya bencana tanah longsor, Warga Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Jombang berencana menanam 5.000 pohon bambu. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang lebih parah.Disamping itu, badan sungai yang ada di wilayah pegunungan Anjasmoro ini juga mengalami abrasi yang cukup signifikan. “Sekarang sungai itu tidak seperti dulu. Sungai sekarang sudah lebih lebar dan dangkal, airnya juga tidak sampai setengahnya,” ujar Sayid, Kamis (2/9).
Kondisi itu, lanjut Sayid membuat dia dan warga lainnya khawatir. Pasalnya, hampir seluruh Warga Jarak Wonosalam dan sekitarnya menggunakan mata air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti mandi, memasak, minum dan mencuci. “Lha, semua warga disini memakai mata air alami ini untuk masak, mandi, mencuci dan minum. Kalau airnya habis khan ya dari mana dapat air,” katanya.






Jombang – Untuk meningkatkan kapasitas dalam bidang pengetahuan pertanian dan perkebunan, petani Desa Jarak Wonosalam bersama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam-NU) Jombang mengagas sekolah lapang.
Jombang – Pasca ledakan tabung gas LPG ukuran 3 Kg di Dusun Banjarsari, Ds Bareng, Kecamatan Bareng minggu (22/8) lalu. Warga dusun setempat tidak berani memasak dengan menggunakan Liguified Petrolium Gas (LPG).

